Profil Fakultas Teknik Universitas Wiralodra

SEJARAH SINGKAT PENDIRIAN FAKULTAS TEKNIK UNWIR

Sampai dengan tahun akademik 1995 Universitas Wiralodra hanya memiliki 2 program studi yang eksak, yaitu Matematika (FKIP) dan Sosial Ekonomi (Fakultas Pertanian), sementara 7 program studi lainnya bersifat sosial idealnya 3 berbanding 2. Untuk meningkatkan rasio sosial dengan eksak, maka dianggap perlu untuk pengembangan fakultas/program studi. Prakarsa Pendirian Fakultas Teknik oleh pihak Rektoriat, dengan dukungan penuh dari yayasan, dan Pemda Indramayu.

Langkah — langkah untuk mewujudkan keinginan tersebut dibentuk panitia atau team perencana pembentukan Fakultas Teknik, yang dikukuhkan melalui SK Rektor Nomor 146/SK/R.UW/V/1995 pada tanggal 19 Mei 1995, dan selanjutnya Ketua Yayasan Unwir mengeluarkan Surat Keputusan No. 158.A/SK/YW/VI/1995 tanggal 14 Juni 1995 tentang Pendirian Fakultas Teknik Unwir. Waktu itu Bapak Ope Mustofa selaku Ketua Yayasan (eks-ofisio) sekaligus selaku Bupati Indramayu.

Sebagai bahan pertimbangan untuk mengetahui apakah pembukaan Fakultas Teknik mendapat respon positif dari masyarakat khususnya pelajar SMU, maka dilakukan reseach/penelitian dengan menyebarkan angket ke pelajar SMU se-Kabupaten Indramayu, bersamaan dengan kegiatan promosi/penyuluhan Penerimaan Mahasiswa Baru Unwir. Dari hasil pengolahan data, ternyata animo pelajar terhadap pembukaan Fakultas Teknik cukup baik, dengan ranking berturut-turut, 1) Jurusan Teknik Perminyakan mungkin pelajar menganalogikannya dengan Pertamina-Balongan, 2) Jurusan Teknik Sipil, 3) Teknik Mesin.

Hasil survai ini dimusyawarahkan di tingkat panitia, akhirnya sepakat untuk memilih jurusan Teknik Sipil (pilihan kedua), dengan pertimbangan sebagai berikut:

  1. Tenaga pengajar dari disiplin ilmu sipil relatif mudah didapatkan, persyaratan tenaga pengajar untuk pendirian program studi baru sebanyak 6 dosen tetap dari disiplin Teknik Sipil terdiri dari 2 S-2, dan 4 S-1, serta bukan PNS. Meskipun dalam prakteknya sangat sulit untuk mendapatkan dosen khususnya S-2, akhirnya 1 orang dosen S-2 berhasil didapatkan dari Bandung (Bpk. Aceng Sunarya Ir.MT) dan 1 orang dari Jakarta (Soemartono P, Drs.Dpl.HE). Dosen lainnya berdasarkan hasil survei ke dinas/instansi di lingkungan Indramayu relatif dapat dipenuhi.
  2. Sarana seperti laboratorium. dapat dilakukan melalui kerjasama dengan – Lab WorkShop Indramayu, sedangkan untuk Teknik Perminyakan meskipun terdapat Pertamina-Balongan akan tetapi kerjasamanya sulit diperoleh.

Proposal pendirian Fakultas Teknik berhasil disusun. rujukan kurikulum menginduk ke ITB. Permohonan ijin operasioanal waktu itu sudah tidak berlaku lagi, akan tetapi langsung permohonan status terdaftar ke Dikti Jakarta melalui Kopertis Wilayah IV Jawa Barat di Bandung, telah dilakukan. Validasi proposal oleh tingkat Kopertis dilakukan di Bandung dengan menghadirkan team perencana, Rektor (H. Abdul Halim PA, Drs.) dan Dekgn Fakultas Teknik (H.Z.U. Martojo). Tiga bulan Kemudian Status Terdaftar Fakultas Teknik Jurusan Tcknik Sipil bcrhasil diterbitkan (1996).

Seiring perjalan waktu yang terus bergulir, otonomi kampus terus berkcmbang, terjadi paradigma baru dalam kepemimpinan baik di tingkat raktoriat maupun di tingkat fakultas. Fakultas Teknik rnenyesuaikan dengan kondisi tersebut. Pada tahun 1998 H. Moch.Sofyan berhasil dipiiih secara demokratis (voting tertutup) menggantikan H.Z.U. Martojo oleh para dosen fakultas yang sebelunmnya menjabat Pembantu Dekan II, bahkan berhasil dipilih kembali secara aklamasi sebagai Dekan pada tahun 2002.

Pada Tahun 2007 terpilih secara aklamasi oleh senat Fakultas Teknik Wachid Hasyim, ST, sebagai Dekan baru. Pada masa kepemimpinan Wachid Hasyim, ST. Fakultas Teknik berhasil melakukan beberapa perubahan dengan dimulainya pengesahan Dosen Fakultas Teknik memiliki Jabatan Fungsional, dan berhasil memperoleh Akreditasi degan nilai C untuk Program Studi Teknik Sipil.

Pada Tahun 2011 dilakukan pemilihan Dekan baru, dengan proses voting terbuka, terpilihlah Heru Purwanto, ST sebagai Dekan Baru menggantikan Wachid Hasyim, ST. Pada masa kepemimpinan Dekan Heru Purwanto, ST. berhasil menyusun kurikulum program studi Teknik Sipil yang beorientasi pada dunia kerja.

Pada Tahun 2015, terpilihlah Hamdani Abdulgani, ST., M.Si secara aklamasi melalui Rapat Senat Fakultas Teknik sebagai Dekan menggantikan Heru Purwanto, ST.

Pada masa kepemimpinan Dekan Hamdani Abdulgani, ST., M.Si inilah era baru Fakultas Teknik dimulai, melalui terobosan-terobosannya pada Tahun 2017 berhasil membuka Program Studi Teknik Komputer dengan SK Izin Pembukaan Program Studi No, 519/KPT/I/2017 untuk menjawab kebutuhan perkembangan teknologi, pada Tahun 2018 Dekan Hamdani Abdulgani, ST., M.Si. bersama Nono Suhana, ST., MT. Selaku Ketua Program Studi Teknik Sipil, berhasil membuat kemajuan dengan memperoleh Akreditasi B untuk Program Studi Teknik Sipil dengan SK No. 691/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2018.

Dekan Fakultas Teknik

1996 s.d 1998             H.Z.U. Martojo.

1998 s.d 2005             H. Moch. Sofyan

2005 s.d 2007             Drs. Nurjaman, MM. (PJs)

2007 s.d 2011             Wachid Hasyim, ST.

2011 s.d 2015             Heru Purwanto, ST.

2015 s.d 2019             Hamdani Abdulgani, ST., M.Si.