Beranda » Visi, Misi, Tujuan dan Strategi

Visi, Misi, Tujuan dan Strategi

1. Visi Program Studi Teknik Lingkungan:


2. Misi Program Studi Teknik Lingkungan:

  1. Menyelenggarakan pendidikan Teknik Lingkungan dan pembelajaran bermutu berbasis
    Outcome-Based Education (OBE) yang responsif, adaptif, dan humanis;
  2. Menjalankan penelitian yang inovatif dalam bidang Teknik Lingkungan dan relevan
    sesuai kebutuhan masyarakat dan lingkungan hidup;
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Teknik Lingkungan yang
    memiliki dampak positif bagi khalayak dan lingkungan hidup;
  4. Membangun kolaborasi dan kemitraan dalam peningkatan penerapan teknologi
    lingkungan sebagai upaya percepatan penyerapan lulusan guna mendukung
    pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan.


3. Tujuan Program Studi Teknik Lingkungan:

  1. Menghasilkan lulusan sarjana Teknik Lingkungan sebagai tenaga profesional yang
    unggul, kompetitif, adaptif dan beretika.
  2. Menginisiasi karya-karya ilmiah, HKI, paten serta prototipe di bidang Teknik
    Lingkungan yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan hidup;
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang Teknik Lingkungan yang
    berdampak nyata, melalui lulusan yang terampil dalam kolaborasi multidisiplin,
    serta pengelolaan sumber daya lingkungan berbasis
    circular economy.
  4. Mengembangkan kemitraan strategis nasional yang berwawasan lingkungan melalui
    kemitraan strategis yang didukung dengan penguasaan hukum lingkungan, serta
    penguatan penelitian untuk keputusan berbasis bukti maupun pembangunan
    berkelanjutan

4. Strategi Program Studi Teknik Lingkungan:

  1. Penyelarasan kurikulum berbasis OBE dengan stakeholder feedback (internal, asosiasi
    BAKERMA-TL,
    benchmarking peer university, industri, DLH Indramayu, Pertamina
    Balongan, PLTU Indramayu) untuk mencapai kelulusan 90%, >80% tepat waktu (IPK
    >3,00), masa tugas akhir ≤ 12 bulan, serta masa tunggu kerja 6–12 bulan (sektor formal
    dan informal) pasca kelulusan.
  2. Penguatan kompetensi teknis dan kesiapan kerja melalui laboratorium, penguasaan
    software pemodelan, serta magang di industri, instansi pemerintah, UMKM, Eco-startup,
    CSR, dan NGO, dengan target ≥80% lulusan bekerja (> 50% linear; 30%
    multidisipliner/interdisipliner).
  3. Pengembangan riset kolaboratif dan kewirausahaan lingkungan melalui keterlibatan
    mahasiswa dalam penelitian dosen dan implementasi
    circular economy berbasis
    kemitraan eksternal.
  4. Peningkatan profesionalisme dan keberlanjutan karier melalui kompetisi lokal dan
    regional, publikasi, sertifikasi kompetensi (≥30%), serta studi lanjut magister (≥30%)
    dalam 3–5 tahun pasca kelulusan.
Bagikan Threads