Beranda » Visi, Misi, Tujuan dan Strategi
Visi, Misi, Tujuan dan Strategi
1. Visi Program Studi Teknik Lingkungan:
- Menjadi Program Studi Teknik Lingkungan yang unggul, inovatif, dan berdampak di tingkat
internasional yang dilandasi nilai-nilai kearifan lokal di wilayah pesisir pada tahun 2042.
2. Misi Program Studi Teknik Lingkungan:
- Menyelenggarakan pendidikan Teknik Lingkungan dan pembelajaran bermutu berbasis
Outcome-Based Education (OBE) yang responsif, adaptif, dan humanis; - Menjalankan penelitian yang inovatif dalam bidang Teknik Lingkungan dan relevan
sesuai kebutuhan masyarakat dan lingkungan hidup; - Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Teknik Lingkungan yang
memiliki dampak positif bagi khalayak dan lingkungan hidup; - Membangun kolaborasi dan kemitraan dalam peningkatan penerapan teknologi
lingkungan sebagai upaya percepatan penyerapan lulusan guna mendukung
pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan.
3. Tujuan Program Studi Teknik Lingkungan:
- Menghasilkan lulusan sarjana Teknik Lingkungan sebagai tenaga profesional yang
unggul, kompetitif, adaptif dan beretika. - Menginisiasi karya-karya ilmiah, HKI, paten serta prototipe di bidang Teknik
Lingkungan yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan hidup; - Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang Teknik Lingkungan yang
berdampak nyata, melalui lulusan yang terampil dalam kolaborasi multidisiplin,
serta pengelolaan sumber daya lingkungan berbasis circular economy. - Mengembangkan kemitraan strategis nasional yang berwawasan lingkungan melalui
kemitraan strategis yang didukung dengan penguasaan hukum lingkungan, serta
penguatan penelitian untuk keputusan berbasis bukti maupun pembangunan
berkelanjutan
4. Strategi Program Studi Teknik Lingkungan:
- Penyelarasan kurikulum berbasis OBE dengan stakeholder feedback (internal, asosiasi
BAKERMA-TL, benchmarking peer university, industri, DLH Indramayu, Pertamina
Balongan, PLTU Indramayu) untuk mencapai kelulusan 90%, >80% tepat waktu (IPK
>3,00), masa tugas akhir ≤ 12 bulan, serta masa tunggu kerja 6–12 bulan (sektor formal
dan informal) pasca kelulusan. - Penguatan kompetensi teknis dan kesiapan kerja melalui laboratorium, penguasaan
software pemodelan, serta magang di industri, instansi pemerintah, UMKM, Eco-startup,
CSR, dan NGO, dengan target ≥80% lulusan bekerja (> 50% linear; 30%
multidisipliner/interdisipliner). - Pengembangan riset kolaboratif dan kewirausahaan lingkungan melalui keterlibatan
mahasiswa dalam penelitian dosen dan implementasi circular economy berbasis
kemitraan eksternal. - Peningkatan profesionalisme dan keberlanjutan karier melalui kompetisi lokal dan
regional, publikasi, sertifikasi kompetensi (≥30%), serta studi lanjut magister (≥30%)
dalam 3–5 tahun pasca kelulusan.
